Teh manis dan cerita di paguyuban orang tua
Obrolan sambil menunggu anak pulang menjadi kelompok yang saling menguatkan.
Kisah rekaan tentang kehidupan keluarga anak di SLB, untuk menemani orang tua yang sedang menjalani perjalanan serupa.
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan Tokoh dan peristiwa dalam kisah ini rekaan, disusun dari pengalaman umum keluarga anak berkebutuhan khusus, bukan dari keluarga murid SLB Budi Daya.
Obrolan sambil menunggu anak pulang menjadi kelompok yang saling menguatkan.
Delapan kartu bergambar mengubah pagi yang penuh tangis menjadi pagi yang tertata.
Seorang ayah yang bekerja dari pagi sampai malam menemukan cara untuk tetap bisa bercerita dengan anaknya.
Seorang ibu tunggal belajar mengurus dokumen dan bantuan pendidikan, satu per satu, dengan bantuan sekolah.
Seorang ibu menyadari beban yang selama ini dipikul anak sulungnya, lalu mengajak seluruh keluarga ikut belajar.
Kevin menolak memakai alat bantu dengar sampai guru dan ibunya menemukan alasannya.
Seorang ibu menyadari bayinya tidak terbangun oleh suara keras, lalu memulai perjalanan panjang menuju bahasa.
Nenek yang mengasuh cucunya belajar bahwa memanggil anak tunarungu cukup dengan sentuhan lembut dan tatapan.
Tantrum di tempat ramai membuat Bu Dewi enggan keluar rumah, sampai Fajar punya cara lain untuk berkata "aku tidak kuat".