(021) 8400011 [email protected] Senin–Jumat, 07.00–14.00
Cari
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan
Bagian B SDLB · 15 Maret 2026 · 1 menit baca

Tepukan di bahu dari nenek

Ilustrasi keluarga dan anak bersama
“Dulu saya berteriak memanggil Ayu sampai suara saya habis. Sekarang cukup saya tepuk bahunya, lalu dia tersenyum.”
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan

Awal perjalanan

Orang tua Ayu bekerja di luar kota, sehingga Nenek Tini yang mengasuhnya sehari-hari. Nenek terbiasa memanggil cucu-cucunya dari dapur. Ayu tidak pernah datang. Tetangga bilang Ayu "budek" dan "susah diatur". Nenek ikut percaya, dan sering kesal.

Pengalaman di sekolah

Saat mengantar Ayu ke sekolah, Nenek Tini melihat guru tidak pernah berteriak. Guru menyentuh bahu anak, melambai, atau mengedipkan lampu kelas bila ingin semua anak memperhatikan. Guru mengajari Nenek cara yang sama, dan beberapa isyarat dasar: makan, mandi, tidur, nenek, sayang.

Guru juga mengingatkan soal keamanan. Ayu tidak mendengar motor dari belakang. Nenek dan Ayu berlatih menyeberang dengan aturan menoleh tiga kali, dan Ayu memakai kartu kecil di tasnya berisi nomor telepon ibunya.

Perubahan

Rumah Nenek Tini kini lebih tenang. Nenek tidak lagi berteriak, dan Ayu tidak lagi merasa dimarahi tanpa tahu sebabnya. Mereka punya isyarat rahasia untuk "sayang nenek". Ayu juga berani bermain di teras karena nenek sudah memasang bel dengan lampu di pintu.

Tetangga yang dulu mengejek kini ikut belajar isyarat "terima kasih" dari Ayu.

Pesan untuk orang tua lain

Kakek dan nenek bisa menjadi pendamping yang hebat. Libatkan mereka dalam kegiatan sekolah, dan ajari mereka cara berkomunikasi yang sama dengan guru.

Tokoh dan peristiwa dalam kisah ini rekaan, disusun dari pengalaman umum keluarga anak berkebutuhan khusus, bukan dari keluarga murid SLB Budi Daya.

Bacaan Pojok edukasi terkait

Semua artikel

Kisah ilustrasi lainnya

Semua kisah ilustrasi
Ilustrasi anak belajar memasak bersama orang tuanya
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan

Kancing pertama yang terpasang sendiri

Butuh empat bulan bagi Raka untuk memasang satu kancing sendiri. Bagi keluarganya, itu kemenangan besar.

Bu Sari, ibu dari Raka · SDLB

Ilustrasi gedung sekolah dengan bendera dan pohon
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan

Hari pertama, ibu yang menunggu di gerbang

Melepas anak di hari pertama sekolah terasa berat. Bu Yanti belajar bahwa anaknya lebih siap dari yang ia kira.

Bu Yanti, ibu dari Arya

Ilustrasi perlengkapan kerja dan roda gigi
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan

Magang pertama di binatu dekat rumah

Tegar belajar melipat pakaian di sekolah, lalu mendapat kesempatan magang di binatu milik tetangga.

Pak Slamet, ayah dari Tegar · SMALB