Kancing pertama yang terpasang sendiri
Butuh empat bulan bagi Raka untuk memasang satu kancing sendiri. Bagi keluarganya, itu kemenangan besar.
Kisah rekaan tentang kehidupan keluarga anak di SLB, untuk menemani orang tua yang sedang menjalani perjalanan serupa.
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan Tokoh dan peristiwa dalam kisah ini rekaan, disusun dari pengalaman umum keluarga anak berkebutuhan khusus, bukan dari keluarga murid SLB Budi Daya.
Butuh empat bulan bagi Raka untuk memasang satu kancing sendiri. Bagi keluarganya, itu kemenangan besar.
Melepas anak di hari pertama sekolah terasa berat. Bu Yanti belajar bahwa anaknya lebih siap dari yang ia kira.
Tegar belajar melipat pakaian di sekolah, lalu mendapat kesempatan magang di binatu milik tetangga.
Gambar-gambar Nadia di buku tulis menjadi jalan menuju cita-citanya.
Dari menakar tepung sampai melayani pembeli, Galang menemukan pekerjaan yang membuatnya bangga.
Seorang kakek pensiunan menemukan cara untuk dekat dengan cucunya lewat kebun kecil di atap rumah.
Kata pertama Dimas tidak terdengar, tetapi terlihat, dan membuat seisi rumah menangis bahagia.
Kiki lahir dengan sindrom Down. Perjalanannya lambat, tetapi tidak pernah berhenti.
Seorang ayah berdamai dengan perasaannya sendiri, lalu menjadi pendamping paling setia bagi anaknya.