SDLB
Sekolah dasar luar biasa
- Tingkat
- Kelas 1–6
- Usia umumnya
- Mulai sekitar 6–7 tahun
- Murid per kelas
- Maks. 5 murid
Di Bagian B, anak dengan hambatan pendengaran belajar berkomunikasi dengan percaya diri, lewat bahasa isyarat, membaca ujaran, dan latihan bicara, sambil mengikuti pelajaran sesuai jenjangnya.
Bagian B melayani anak tunarungu. Setiap anak berbeda, jadi tim kami akan membantu menentukan kelas dan jenjang yang paling sesuai.
Belum yakin? Asesmen saat pendaftaran membantu menentukan bagian dan jenjang yang tepat. Audiogram dan surat dokter boleh menyusul.
Sekolah dasar luar biasa
Sekolah menengah pertama luar biasa
Sesuai aturan penerimaan murid baru, sekolah pendidikan khusus tidak terikat batas usia; penempatan kelas ditentukan lewat asesmen. Jumlah murid per kelas mengikuti standar nasional SLB, dan kuota diumumkan saat pendaftaran dibuka.
Selain pelajaran sesuai kurikulum, anak mendapat program khusus yang disesuaikan dengan kebutuhannya.
Anak belajar menyampaikan dan memahami pesan dengan cara yang paling cocok baginya: lisan, isyarat, atau tulisan.
Melatih sisa pendengaran anak untuk mengenali bunyi, irama, dan suara di sekitarnya.
Isyarat dipakai dalam pelajaran sehari-hari, dan orang tua bisa ikut belajar bersama anak.
Latihan mengucapkan kata dengan jelas dan memahami ucapan orang lain dari gerak bibir.
Contoh jadwal yang umum di SLB. Jam sebenarnya mengikuti jadwal sekolah dan bisa berbeda tiap jenjang.
“Setiap anak tunarungu punya cara untuk menyampaikan isi hatinya. Tugas kami membantu mereka menemukan cara itu, dan mengajak keluarga ikut belajar bersama.”
Sri Hartatik
Baca sambutanSebanyak 24 orang tua ikut belajar isyarat dasar bersama anak-anak mereka.
Murid SMPLB B membacakan puisi dengan isyarat dan suara di depan teman-temannya.
Murid Bagian B berlatih merasakan dan mengenali irama lewat rebana.
Pilih jenjang untuk melihat alur, syarat, dan jadwal pendaftaran.
Kini bernama resmi SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru).