(021) 8400011 [email protected] Senin–Jumat, 07.00–14.00
Cari
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan
Bagian B SMPLB · 28 Juni 2026 · 1 menit baca

Lulus SMPLB, Nadia ingin menjadi desainer

Ilustrasi anak melukis
“Saya dulu memarahi Nadia karena buku tulisnya penuh gambar. Sekarang gambar itu yang membuka jalannya.”
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan

Awal perjalanan

Sejak kecil, Nadia lebih suka menggambar daripada mengerjakan soal. Setiap halaman belakang buku tulisnya penuh gambar baju, tas, dan wajah orang. Pak Andi khawatir. Ia bertanya-tanya, apa yang bisa dikerjakan anaknya kelak, dengan pendengaran yang sangat terbatas.

Pengalaman di sekolah

Guru seni di sekolah melihat bakat Nadia. Ia memberi Nadia tugas membuat poster untuk kegiatan sekolah, lalu mengajarinya menggambar di tablet milik sekolah. Guru kelas juga membantu Nadia membuat portofolio sederhana: kumpulan gambar terbaiknya, difoto rapi, dengan keterangan singkat.

Saat kelas sembilan, sekolah mengundang beberapa alumni Tuli yang sudah bekerja. Salah satunya bekerja di percetakan sebagai penata letak. Nadia menatapnya lama, lalu bertanya dengan isyarat, "Bagaimana caranya?"

Perubahan

Setelah lulus SMPLB, Nadia melanjutkan ke SMALB sambil mengikuti kursus desain grafis akhir pekan yang menyediakan juru bahasa isyarat. Ia mulai menerima pesanan kecil: desain undangan ulang tahun dan logo warung tetangga.

Pak Andi kini memajang poster pertama buatan Nadia di ruang tamu.

Pesan untuk orang tua lain

Perhatikan apa yang membuat anak bersemangat, meski awalnya tampak seperti kebiasaan yang mengganggu. Bakat sering bersembunyi di halaman belakang buku tulis.

Tokoh dan peristiwa dalam kisah ini rekaan, disusun dari pengalaman umum keluarga anak berkebutuhan khusus, bukan dari keluarga murid SLB Budi Daya.

Bacaan Pojok edukasi terkait

Semua artikel

Kisah ilustrasi lainnya

Semua kisah ilustrasi
Ilustrasi anak belajar memasak bersama orang tuanya
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan

Kancing pertama yang terpasang sendiri

Butuh empat bulan bagi Raka untuk memasang satu kancing sendiri. Bagi keluarganya, itu kemenangan besar.

Bu Sari, ibu dari Raka · SDLB

Ilustrasi gedung sekolah dengan bendera dan pohon
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan

Hari pertama, ibu yang menunggu di gerbang

Melepas anak di hari pertama sekolah terasa berat. Bu Yanti belajar bahwa anaknya lebih siap dari yang ia kira.

Bu Yanti, ibu dari Arya

Ilustrasi perlengkapan kerja dan roda gigi
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan

Magang pertama di binatu dekat rumah

Tegar belajar melipat pakaian di sekolah, lalu mendapat kesempatan magang di binatu milik tetangga.

Pak Slamet, ayah dari Tegar · SMALB