(021) 8400011 [email protected] Senin–Jumat, 07.00–14.00
Cari
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan
Bagian B SDLB · 5 Juni 2026 · 1 menit baca

Isyarat "lagi" di meja makan

Ilustrasi keluarga berbahasa isyarat bersama dengan gelembung hati
“Selama enam tahun saya menunggu Dimas memanggil saya. Ternyata ia sudah lama ingin bicara, hanya kami yang belum memberinya bahasa.”
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan

Awal perjalanan

Dimas sering marah sampai melempar barang. Pak Joko dan Bu Ani mengira ia nakal. Mereka mencoba membujuk, memarahi, bahkan membawa Dimas ke orang pintar. Tidak ada yang berubah. Belakangan mereka sadar, Dimas marah karena tidak ada yang mengerti keinginannya.

Pengalaman di sekolah

Di sekolah, guru kelas memakai isyarat sejak hari pertama. Ia memberi Dimas cara untuk meminta: "minum", "toilet", "tolong", "lagi". Dalam beberapa minggu, lemparan barang di kelas berkurang. Guru lalu meminta orang tua memakai isyarat yang sama di rumah, dan memberi kertas berisi sepuluh isyarat pertama.

Bu Ani menempelkan kertas itu di pintu kulkas. Pak Joko, yang pulang kerja larut malam, belajar dari video yang direkam guru di ponsel.

Perubahan

Suatu malam, saat makan, Dimas menyodorkan piringnya kepada ayahnya, lalu membuat isyarat "lagi". Pak Joko terdiam. Itu pertama kalinya anaknya meminta sesuatu kepadanya dengan bahasa, bukan dengan tangisan. Bu Ani menangis di dapur.

Sekarang Dimas menguasai ratusan isyarat. Ia mulai belajar menulis namanya sendiri dan nama anggota keluarganya. Rumah menjadi lebih tenang, karena semua orang bisa saling mengerti.

Pesan untuk orang tua lain

Banyak perilaku yang tampak seperti kenakalan sebenarnya adalah rasa frustrasi karena tidak bisa berkomunikasi. Beri anak bahasa, dan belajarlah bahasa itu bersamanya.

Tokoh dan peristiwa dalam kisah ini rekaan, disusun dari pengalaman umum keluarga anak berkebutuhan khusus, bukan dari keluarga murid SLB Budi Daya.

Bacaan Pojok edukasi terkait

Semua artikel

Kisah ilustrasi lainnya

Semua kisah ilustrasi
Ilustrasi anak belajar memasak bersama orang tuanya
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan

Kancing pertama yang terpasang sendiri

Butuh empat bulan bagi Raka untuk memasang satu kancing sendiri. Bagi keluarganya, itu kemenangan besar.

Bu Sari, ibu dari Raka · SDLB

Ilustrasi gedung sekolah dengan bendera dan pohon
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan

Hari pertama, ibu yang menunggu di gerbang

Melepas anak di hari pertama sekolah terasa berat. Bu Yanti belajar bahwa anaknya lebih siap dari yang ia kira.

Bu Yanti, ibu dari Arya

Ilustrasi perlengkapan kerja dan roda gigi
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan

Magang pertama di binatu dekat rumah

Tegar belajar melipat pakaian di sekolah, lalu mendapat kesempatan magang di binatu milik tetangga.

Pak Slamet, ayah dari Tegar · SMALB