(021) 8400011 [email protected] Senin–Jumat, 07.00–14.00
Cari
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan
Bagian C SMALB · 7 Juli 2026 · 1 menit baca

Magang pertama di binatu dekat rumah

Ilustrasi perlengkapan kerja dan roda gigi
“Pemilik binatu bilang lipatan Tegar paling rapi. Saya tidak pernah sebangga itu.”
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan

Awal perjalanan

Tegar, delapan belas tahun, menyukai keteraturan. Ia selalu merapikan sandal di teras dan menyusun piring di rak sesuai ukuran. Pak Slamet, seorang tukang bangunan, sering berpikir anaknya tidak akan bisa bekerja.

Pengalaman di sekolah

Di kelas keterampilan, guru melihat kelebihan Tegar: teliti, sabar, dan senang dengan pekerjaan berulang. Tegar belajar melipat pakaian dengan papan lipat, memilah pakaian menurut warna, dan memasukkan pakaian ke plastik dengan rapi.

Guru bertanya kepada para orang tua apakah ada yang mengenal usaha di sekitar rumah yang mau menerima murid magang. Pak Slamet memberanikan diri berbicara dengan tetangganya, pemilik binatu kiloan.

Perubahan

Tegar magang dua hari seminggu selama tiga bulan, didampingi guru pada minggu-minggu pertama. Guru membuat daftar tugas bergambar yang ditempel di dinding binatu. Pemilik binatu belajar memberi perintah satu per satu, dengan kalimat pendek.

Di akhir masa magang, pemilik binatu menawarkan Tegar bekerja paruh waktu dengan upah. Tegar kini berangkat sendiri dengan berjalan kaki, membawa kartu identitas dan nomor telepon ayahnya.

Pesan untuk orang tua lain

Kesempatan kerja sering datang dari lingkungan terdekat. Kenalkan anak kepada tetangga dan pemilik usaha, dan ceritakan kelebihannya. Banyak orang mau membantu asalkan tahu caranya.

Tokoh dan peristiwa dalam kisah ini rekaan, disusun dari pengalaman umum keluarga anak berkebutuhan khusus, bukan dari keluarga murid SLB Budi Daya.

Bacaan Pojok edukasi terkait

Semua artikel

Kisah ilustrasi lainnya

Semua kisah ilustrasi
Ilustrasi anak belajar memasak bersama orang tuanya
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan

Kancing pertama yang terpasang sendiri

Butuh empat bulan bagi Raka untuk memasang satu kancing sendiri. Bagi keluarganya, itu kemenangan besar.

Bu Sari, ibu dari Raka · SDLB

Ilustrasi gedung sekolah dengan bendera dan pohon
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan

Hari pertama, ibu yang menunggu di gerbang

Melepas anak di hari pertama sekolah terasa berat. Bu Yanti belajar bahwa anaknya lebih siap dari yang ia kira.

Bu Yanti, ibu dari Arya