(021) 8400011 [email protected] Senin–Jumat, 07.00–14.00
Cari
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan
Bagian C 1 Mei 2026 · 1 menit baca

Dari belajar tengkurap sampai menari di panggung

Ilustrasi ibu memeluk bayi dengan hati di atasnya
“Dokter bilang Kiki akan berkembang lebih lambat. Tidak ada yang bilang kepada saya betapa banyak tawa yang akan ia bawa.”
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan

Awal perjalanan

Beberapa jam setelah Kiki lahir, dokter menyampaikan bahwa Kiki kemungkinan mengalami sindrom Down. Pemeriksaan kromosom memastikannya. Bu Nur menangis berhari-hari. Ia takut, bingung, dan merasa sendirian. Kiki juga harus menjalani pemeriksaan jantung sejak bayi.

Pengalaman di sekolah

Sebelum masuk sekolah, Kiki rutin menjalani fisioterapi di rumah sakit untuk menguatkan ototnya. Ia baru bisa berjalan di usia hampir tiga tahun. Di kelas TKLB, Kiki belajar lewat lagu, gerak, dan isyarat sederhana. Guru memperhatikan Kiki paling bersemangat saat kegiatan musik.

Guru juga mengenalkan Bu Nur kepada orang tua murid lain yang anaknya juga dengan sindrom Down. Mereka saling bertukar cerita tentang terapi, makanan, dan cara mengajari anak makan sendiri.

Perubahan

Di akhir tahun ajaran, kelas Kiki menampilkan tari sederhana di acara sekolah. Kiki tidak selalu tepat gerakannya, tetapi ia tersenyum sepanjang lagu dan melambai ke arah ibunya. Penonton ikut bertepuk tangan mengikuti irama.

Kiki kini bisa makan sendiri, menyebut nama teman-temannya, dan memakai beberapa kata bersama isyarat. Ia juga senang membantu membereskan mainan di kelas.

Pesan untuk orang tua lain

Beri diri Anda waktu untuk bersedih, lalu carilah teman seperjalanan. Mulailah stimulasi sedini mungkin, dan jangan lupa menikmati anak Anda apa adanya.

Tokoh dan peristiwa dalam kisah ini rekaan, disusun dari pengalaman umum keluarga anak berkebutuhan khusus, bukan dari keluarga murid SLB Budi Daya.

Bacaan Pojok edukasi terkait

Semua artikel

Kisah ilustrasi lainnya

Semua kisah ilustrasi
Ilustrasi anak belajar memasak bersama orang tuanya
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan

Kancing pertama yang terpasang sendiri

Butuh empat bulan bagi Raka untuk memasang satu kancing sendiri. Bagi keluarganya, itu kemenangan besar.

Bu Sari, ibu dari Raka · SDLB

Ilustrasi gedung sekolah dengan bendera dan pohon
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan

Hari pertama, ibu yang menunggu di gerbang

Melepas anak di hari pertama sekolah terasa berat. Bu Yanti belajar bahwa anaknya lebih siap dari yang ia kira.

Bu Yanti, ibu dari Arya

Ilustrasi perlengkapan kerja dan roda gigi
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan

Magang pertama di binatu dekat rumah

Tegar belajar melipat pakaian di sekolah, lalu mendapat kesempatan magang di binatu milik tetangga.

Pak Slamet, ayah dari Tegar · SMALB