(021) 8400011 [email protected] Senin–Jumat, 07.00–14.00
Cari
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan
Bagian B SMPLB · 4 Maret 2026 · 1 menit baca

Menari mengikuti getaran lantai

Ilustrasi anak bermain musik
“Saya tidak menyangka anak yang tidak mendengar musik bisa menari tepat di ketukannya.”
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan

Awal perjalanan

Putri pemalu. Di acara keluarga, ia selalu duduk di pojok saat sepupunya berjoget. Bu Lestari mengira Putri tidak suka musik. Ia tidak pernah mengajaknya menari karena berpikir, "Untuk apa, dia kan tidak mendengar."

Pengalaman di sekolah

Dalam pelajaran persepsi bunyi dan irama, guru meminta anak-anak melepas sepatu dan meletakkan telapak tangan di lantai panggung kayu. Guru memukul gendang besar. Putri tertawa. Ia merasakan getarannya.

Pelan-pelan, Putri belajar membedakan ketukan cepat dan lambat, keras dan pelan. Guru memakai hitungan dengan jari dan lampu sebagai tanda. Saat sekolah menyiapkan tari kreasi untuk peringatan hari jadi, Putri meminta ikut.

Perubahan

Di hari pentas, Bu Lestari duduk di baris depan. Guru berdiri di samping panggung memberi hitungan dengan tangan. Putri menari bersama lima temannya, tepat mengikuti irama gendang yang ia rasakan dari lantai. Penonton bertepuk tangan sambil melambaikan kedua tangan, tepuk tangan dalam budaya Tuli.

Sejak itu Putri ikut ekstrakurikuler tari. Ia lebih berani berbicara di depan kelas dan mulai bercita-cita menjadi guru tari.

Pesan untuk orang tua lain

Jangan menutup pintu sebelum anak mencoba. Anak tunarungu bisa menikmati musik dan tari dengan caranya sendiri: lewat getaran, gerak, dan rasa.

Tokoh dan peristiwa dalam kisah ini rekaan, disusun dari pengalaman umum keluarga anak berkebutuhan khusus, bukan dari keluarga murid SLB Budi Daya.

Bacaan Pojok edukasi terkait

Semua artikel

Kisah ilustrasi lainnya

Semua kisah ilustrasi
Ilustrasi anak belajar memasak bersama orang tuanya
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan

Kancing pertama yang terpasang sendiri

Butuh empat bulan bagi Raka untuk memasang satu kancing sendiri. Bagi keluarganya, itu kemenangan besar.

Bu Sari, ibu dari Raka · SDLB

Ilustrasi gedung sekolah dengan bendera dan pohon
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan

Hari pertama, ibu yang menunggu di gerbang

Melepas anak di hari pertama sekolah terasa berat. Bu Yanti belajar bahwa anaknya lebih siap dari yang ia kira.

Bu Yanti, ibu dari Arya

Ilustrasi perlengkapan kerja dan roda gigi
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan

Magang pertama di binatu dekat rumah

Tegar belajar melipat pakaian di sekolah, lalu mendapat kesempatan magang di binatu milik tetangga.

Pak Slamet, ayah dari Tegar · SMALB