(021) 8400011 [email protected] Senin–Jumat, 07.00–14.00
Cari
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan
Bagian C SMPLB · 18 Januari 2026 · 1 menit baca

Membeli roti sendiri di warung Bu Imah

Ilustrasi anak membayar di warung sambil memegang uang kertas
“Saya mengikuti dari jauh seperti mata-mata. Waktu Sinta pulang membawa roti dan kembalian yang pas, saya hampir bersorak di jalan.”
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan

Awal perjalanan

Sinta, tiga belas tahun, belum pernah memegang uang sendiri. Pak Rudi khawatir uangnya hilang atau Sinta ditipu. Setiap kali ke warung, Sinta hanya mengikuti ayahnya.

Pengalaman di sekolah

Di kelas, guru mengajak anak-anak bermain toko dengan uang sungguhan dan barang kemasan. Sinta belajar mencocokkan lembar uang dengan gambar barang yang bisa dibeli. Guru memakai strategi "satu lembar lebih": Sinta selalu membawa satu lembar uang yang pasti cukup, sehingga ia tidak perlu menghitung.

Guru lalu meminta Pak Rudi bekerja sama dengan pemilik warung dekat rumah. Pak Rudi menjelaskan kepada Bu Imah, pemilik warung, bahwa Sinta sedang belajar berbelanja.

Perubahan

Pada hari yang disepakati, Sinta berangkat dengan dompet kecil berisi selembar uang dan kartu bergambar roti. Pak Rudi mengikuti dari kejauhan. Sinta menunjuk roti, menyerahkan uang, menerima kembalian, memasukkannya ke dompet, dan berkata, "Terima kasih."

Kini Sinta membeli roti untuk sarapan keluarga setiap Sabtu. Ia mulai belajar membeli dua barang dengan daftar bergambar. Bu Imah juga ikut senang dan selalu menyapa Sinta dengan namanya.

Pesan untuk orang tua lain

Kemandirian tumbuh dari kesempatan yang aman. Libatkan tetangga dan pemilik warung. Lingkungan yang memahami anak membuat dunia anak lebih luas.

Tokoh dan peristiwa dalam kisah ini rekaan, disusun dari pengalaman umum keluarga anak berkebutuhan khusus, bukan dari keluarga murid SLB Budi Daya.

Bacaan Pojok edukasi terkait

Semua artikel

Kisah ilustrasi lainnya

Semua kisah ilustrasi
Ilustrasi anak belajar memasak bersama orang tuanya
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan

Kancing pertama yang terpasang sendiri

Butuh empat bulan bagi Raka untuk memasang satu kancing sendiri. Bagi keluarganya, itu kemenangan besar.

Bu Sari, ibu dari Raka · SDLB

Ilustrasi gedung sekolah dengan bendera dan pohon
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan

Hari pertama, ibu yang menunggu di gerbang

Melepas anak di hari pertama sekolah terasa berat. Bu Yanti belajar bahwa anaknya lebih siap dari yang ia kira.

Bu Yanti, ibu dari Arya

Ilustrasi perlengkapan kerja dan roda gigi
Kisah ilustrasi · tokoh dan peristiwa rekaan

Magang pertama di binatu dekat rumah

Tegar belajar melipat pakaian di sekolah, lalu mendapat kesempatan magang di binatu milik tetangga.

Pak Slamet, ayah dari Tegar · SMALB