(021) 8400011 [email protected] Senin–Jumat, 07.00–14.00
Cari
Kegiatan di rumah 2 menit baca

Bermain sambil belajar berkomunikasi

Permainan sederhana untuk melatih komunikasi di rumah.

Ilustrasi ayah dan anak bermain balok dan bola di lantai

Anak belajar berkomunikasi paling baik saat ia senang. Bermain memberi alasan bagi anak untuk meminta, menunggu giliran, dan bercerita. Tidak perlu mainan mahal. Barang di rumah pun bisa dipakai.

Prinsip dasar

  • Ikuti minat anak. Bila anak sedang asyik dengan mobil-mobilan, bermainlah dengan mobil-mobilan.
  • Duduk berhadapan, setinggi mata anak, supaya ia bisa melihat wajah, bibir, dan tangan Anda.
  • Beri kesempatan anak memulai. Tunggu beberapa detik sebelum Anda berbicara.
  • Tambah satu kata. Bila anak berkata "bola", jawab "bola merah" atau "lempar bola".
  • Pakai suara, isyarat, dan gerak tubuh bersama-sama.

Delapan permainan sederhana

1. Ciluk ba Melatih kontak mata, menunggu, dan tertawa bersama. Cocok untuk balita.

2. Gelembung sabun Tiup sekali, lalu berhenti. Tunggu anak meminta lagi dengan kata, isyarat "lagi", atau tatapan. Melatih meminta.

3. Kotak misteri Masukkan benda-benda ke dalam kotak. Anak mengambil satu, lalu Anda menamai benda itu bersama-sama.

4. Giliran melempar bola Ucapkan atau isyaratkan "giliranku", "giliranmu". Melatih bergiliran, dasar dari percakapan.

5. Masak-masakan Menamai makanan, warna, dan kata kerja: potong, aduk, tuang, makan.

6. Tebak suara atau tebak gambar Untuk anak yang masih mendengar sebagian, bunyikan benda lalu tebak bersama. Untuk anak tunarungu, pakai kartu gambar dan isyarat.

7. Simon berkata "Pegang hidung!", "Tepuk tangan!". Melatih memahami perintah. Tambah tingkat kesulitan dengan dua perintah sekaligus.

8. Bercerita dari foto Lihat foto kegiatan keluarga di ponsel, lalu ceritakan bersama: siapa, di mana, sedang apa.

Hal yang sebaiknya dihindari

  • Bertanya terus-menerus seperti ujian ("Ini apa? Ini warna apa?"). Lebih baik bercerita dan memberi contoh.
  • Memaksa anak mengulang kata. Cukup ulangi kata yang benar dengan wajar.
  • Layar sebagai pengganti bermain bersama. Video tidak bisa menunggu giliran dan menanggapi anak.

Ingat: sepuluh menit bermain dengan penuh perhatian setiap hari lebih berharga daripada satu jam bermain sambil memegang ponsel.

Sumber

  1. Pengalaman guru dan terapis wicara SLB Budi Daya

Artikel ini berisi informasi umum dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter atau tenaga kesehatan.

Bacaan terkait

Semua artikel