Setahun belajar memakai baju sendiri, dan itu tidak apa-apa
“Kami sempat ingin cepat. Guru mengajak kami merayakan setiap kancing yang berhasil. Kini ia berpakaian sendiri setiap pagi.”
Awal perjalanan
Waktu masuk SDLB, anak kami belum bisa memakai baju sendiri. Setiap pagi kami yang memakaikan, karena kalau dibiarkan ia bisa menghabiskan setengah jam untuk satu kancing, lalu marah dan menyerah. Kami merasa lebih cepat bila kami saja yang mengerjakan.
Yang kami alami di sekolah
Di sekolah, guru melatih bina diri sedikit demi sedikit. Gerakan memakai baju dipecah menjadi langkah kecil: memasukkan tangan, menarik kain, lalu satu kancing paling bawah. Guru meminta kami melakukan hal yang sama di rumah dan merayakan setiap langkah yang berhasil, sekecil apa pun.
Perubahan yang kami lihat
Setahun kemudian, ia berpakaian sendiri setiap pagi. Kadang kancingnya masih meleset satu lubang, dan kami membiarkannya. Yang paling kami syukuri bukan bajunya, tetapi wajah bangganya ketika keluar kamar dan berkata, "Sudah!"
Pesan untuk orang tua lain
Jangan terburu-buru mengambil alih. Memang lebih lama bila anak mengerjakan sendiri, tetapi waktu itulah yang membuatnya belajar. Rayakan langkah kecilnya, karena langkah kecil itulah yang lama-lama menjadi kemandirian.
Cerita ini ditulis bersama orang tua dan ditampilkan dengan izinnya. Nama anak tidak disebutkan.